Detail Cantuman Kembali
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% RUMPUT LAUT COKLAT (Padina australis)DARI KEPULAUAN SUMENEP TERHADAP Staphylococcus aureus ATCC 25923
Penyakit akibat infeksi merupakan salah satu masalah dalam bidang kesehatan yang terus berkembang. Infeksi dapat ditularkan satu orang ke orang lain, dari hewan ke manusia. Beberapa mikrooganisme penyebab infeksi diantaranya bakteri, virus, jamur dan protozoa. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan infeksi adalah Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus termasuk bakteri patogen yang menimbulkan kelainan dan infeksi pada kulit. Semakin banyaknya infeksi menyebabkan peningkatan penggunan antibiotika semakin besar yang menyebabkan resistensi. Sehingga dapat mendorong penggalian sumber obat-obatan antibakteri dengan bahan alam dari mikroalga. Salah satu mikroalga yang diduga memiliki aktivitas antibakteri adalah rumput laut coklat (Padina australis). Sampel yang diperoleh dari Pulau Poretan, pulau yang dekat dengan Pulau Madura tepatnya berada di kabupaten Sumenep. Sehingga pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antibaketri dengan metode sumuran ( Well diffusion metho ) dari ekstrak etanol 96 % rumput laut coklat (Padina australis) yang telah diekstraksi dengan metode maserasi. Perbandingan metode maserai 1:4 1:3 1:3 (b/v), ekstraksi selama 3 x 24 jam . Pada uji aktivitas dengan konsentrasi 20 %, 15 %, 10 % dan 5 % tidak memberikan zona hambat atau tidak terbentuk zona bening disekitar sumuran, Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keempat konsentrasi ekstrak etanol 96 % rumput laut coklat ( Padina australis ) tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923.
Kata Kunci : Rumput laut coklat (Padina australis), Ekstrak Etanol 96%,
Difusi Sumuran, Staphylococcus aureuw
YESSI OHTAVIANA - Personal Name
6B.S-Far Oht u 54-19
6B.S-Far
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xiii, 77p.; ill.; tab.; 21cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







